Just Smile..




"A smile costs nothing but gives much.  It enriches those who receive without making poorer those who give.  It takes but a moment, but the memory of it sometimes lasts forever.  None is so rich or mighty that he cannot get along without it and none is so poor that he cannot be made rich by it.  Yet a smile cannot be bought, begged, borrowed, or stolen, for it is something that is of no value to anyone until it is given away.  Some people are too tired to give you a smile.  Give them one of yours, as none needs a smile so much as he who has no more to give."  
Author Unkownn



Saat ini banyak anak muda yang lebih sering mengeluh dan bergalau ria dibandingkan dengan yang bahagia dan selalu tersenyum. Apakah kalian tahu bahwa apa yang kalian ucapkan itu akan menjadi sugesti di diri anda? Apakah kalian pernah berusaha tersenyum disaat kalian sedang tertimpa masalah dan apakah efeknya? Ya itu adalah kekuatan dari senyuman. Senyum bukan hanya untuk pemanis penampilan anda, tapi senyum mempunyai kekuatan yang lebih dari itu.

Seperti halnya gw, disaat gw mulai stuck dengan harapan2 yang udah gw buat sebelumnya. Gw cukup melihat foto mereka, melihat senyum bahagia mereka dan berkata dalam hati " Apakah gw masih bisa melihat senyum mereka jika gw menyerah dengan keadaan? ". Entah mengapa semangat untuk maju berkobar kembali. Wow.. Unexplained but its work.


“If I can see pain in your eyes then share with me your tears. If I can see joy in your eyes then share with me your smile.” 
Santosh Kalwar


Itu hanya sebagian kecil contoh kekuatan dari senyuman, mungkin ada yang merasakan lebih gila lagi. Selalu ingatlah bahwa senyuman anda itu bukan hanya untuk diri anda saja, namun dapat berpengaruh juga terhadap orang lain. Be wise and always smile for your happiness.



Dedicated to you ( My family and also both of you), Thanks to make my life more colorful..









Family Time

"Mah, aku ingin menikah mah. Boleh ga?"
"Apa kamu sudah siap?"
"Siap sekali.."

Mungkin itu hanya sedikit percakapan seorang anak dengan orang tuanya yang menginginkan untuk dapat hidup mandiri. Tapi akan muncul pertanyaan " Apakah kamu memang benar benar sudah siap?". Memang susah menjawab pertanyaan ini, karena bukan hanya mental saja yang perlu di matangkan. Namun juga kesiapan untuk dapat menjembatani 2 keluarga, mensejahterakan istri dan anak nantinya serta hal-hal kecil lainnya. Padahal di dalam islam, setiap manusia disarankan menikah ketika dia memang mempunyai keinginan untuk menikah.

Itu pun yang gw rasakan saat ini, setelah badai cobaan yang datang bertubi-tubi. Akhirnya gw menemukan sedikit cahaya yang mungkin akan membawa gw ke jalan keluar. Kita memang tidak tahu rencana Tuhan ke depan seperti apa, kita hanya bisa berdoa yang terbaik. Gw pun berharap lebih dengan semua ini, namun balik lagi gw ga ingin memaksakan jodoh. ( Eaaa.. Jadi curcol..)


========================================================================

Persiapan Pernikahan :

Matangkan fikiran dan mental sebelum menikah: Seharusnya aku menikah dengan orang yang benar benar aku sayang, bukan karena paksaan atau kehendak siapa pun. Seharusnya aku menikahi dia yang bisa jadi tumpuan dalam keluargaku kelak, Seorang yang takut akan dengan Tuhan dan mempersiapkan hidup ini untuk kematian, Seseorang yang memikirkan masa depan dengan jiwa optimis, Pekerja keras dan jujur. 

Seharusnya aku tidak menikahi orang yang keras kepala dan bertindak semaunya sendiri, Seharusnya aku meninggalkan saja dia sebelum pernikahan terjadi karena dia tak pernah peduli dengan ibadah. Seharusnya aku tidak memilihnya karena dia tidak peduli dengan keluarga apalagi memikirkan masa depan, Untuk dirinya sendiri saja tidak sayang bagaimana bisa dia akan sayang aku dan anak anakku kelak? 

Persiapan Pernikahan :
Usiaku telah beranjak dewasa dan telah melampaui masa remaja, sesuai sunah Rasul bagi laki laki sebaiknya menikah di usia minimal 25 tahun. hal ini bukan apa apa ? dengan tujuan agar pemikiran seorang pemimpin rumah tangga itu harus benar benar matang dan dewasa. Sudah tau mana yang benar dan mana yang salah.

Wanita pilihan adalah wanita yang tahu malu, yakni yang bisa menjaga auratnya? Takut pada Allah Azza Wazala.... menjalankan Syariat agama dan menghormati orang tua dan sayang anak anak.

Laki laki pilihan adalah Dia yang berhati mulya, mengerjakan syariat agama, pemimpin yang bijaksana, jujur, bertanggung jawab, pekerja keras, sayang keluarga.

Adakah aku seperti ini....?

Sebaik baik pernikahan adalah bila dilandasi dengan tujuan ibadah, bukan sekedar menghalalkan birahi, bukan pula ingin menguasai harta.

========================================================================

Buat Kau, 

Aku tau kita mungkin baru bertemu, tapi ada sebuah keyakinan di diriku yang sulit aku ungkapkan. Aku bangga dengan perjuangan dirimu yang tak pernah mengeluh menghadapi cobaan ini. I hope i can protect both of you and make you happy..

Come on dude.. !!! You can move on..


Gw baru baca artikel dari http://hitmansystem.com/tentang-wanita/cewe-dan-pasir-hisap.html dan ternyata cocok banget artikelnya buat anak2 muda saat ini yang selalu susah untuk move on. Semoga kalian bisa mengerti dari cerita singkat ini. Thanks to writer.

"Alkisah...
Seorang pria menyukai seorang wanita.
Sang wanita juga menyukai sang pria.
Mereka mengalami masa-masa indah bersama.
Lewatkan waktu bersama.
Tersenyum bersama.
Tertawa bersama.
Segalanya indah.
Lalu masalah itu datang.
Dan semuanya hancur berantakan.
Langkah mereka menjauh.
Hati mereka hancur.
Perpisahan di ambang pintu.
Sang pria tidak bisa membiarkan sang wanita pergi.
Sang pria terlalu menyayangi sang wanita.
Sang pria tidak ingin kehilangan sang wanita.
Maka ia berusaha menunjukkan ketulusan perasaannya.
Namun semakin ia berusaha.
Semakin ia terjerumus dan tidak bisa keluar.
Terperangkap oleh pasir hisap.


Ini adalah pengalaman banyak pria di luar sana. Apakah Anda pernah mengalami hal yang serupa? Saya pernah, beberapa kali malah.

Hanya demi mempertahankan hubungan yang memburuk, Anda melakukan semua hal yang akan dilakukan pria manapun di saat seperti itu: melancarkan serangan bertubi-tubi. Sms dan telpon setiap hari, menyatakan perasaan Anda berulang kali, membelikan hadiah-hadiah, memperlakukan dia lebih baik dari sebelumnya bak putri raja, mencoba melucu dan membuat dia tertawa, lebihparah lagi saya bahkan pernah menuliskan puisi-puisi romantis dengan harapan itu semua akan membuatnya berpaling kembali.
Anda menjadi pengemis yang mengharapkan dengan iba sisa-sisa perasaan dia pada Anda. Namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan dan sangat tidak sebanding dengan pengorbanan Anda, karena pada akhirnya dia tetap pergi meninggalkan Anda di tengah-tengah kefrustrasian. Anda tidak mengerti. Kenapa setiap usaha untuk membuktikan ketulusan perasaan Anda selalu berakhir bagai asap diterpa angin? Kenapa ketulusan Anda hanya bagai sampah di matanya? Kenapa seolah-olah perasaan wanita itu gampang sekali berubah menjadi dingin?

Banyak dari teman-teman saya adalah pria-pria yang berkualitas. Intelek, mandiri, berbakat dan tulus. Namun seumur hidupnya, mereka sama sekali tidak pernah berhasil dan selalu gagal dalam hubungan dengan wanita. Ada apa ini? Ada yang tidak beres dengan dunia ini! Kenapa begitu banyak pria-pria luar biasa di luar sana yang mengalami hal ini?

Saya pernah mengalaminya dan saya tahu perasaan Anda. Saya menghabiskan begitu banyak waktu untuk mencari jawabannya. Bertanya kesana kemari dan menipu diri dengan penjelasan yang membuat saya terhibur sementara. Hingga akhirnya saya muak dengan segala keputus asaan dan memutuskan untuk keluar dari keadaan ini. Karena kebetulan saya adalah orang yang gemar membaca, maka langkah awal saya bermulai dari situ.

Saya mulai membaca materi-materi tentang hubungan pria dan wanita. Saya juga mulai mempelajari ilmu psikologi, mencoba mencari jawaban kenapa manusia bereaksi sedemikian rupa dalam situasi tertentu. Saya mulai mengamati pola-pola hubungan yang ada dalam tatanan sosial kita. Dan mulai bergaul dengan orang-orang yang memiliki pengalaman pahit yang serupa dan memutuskan untuk melakukan sesuatu.

Disitulah saya bertemu Lex dan Jet. Saling bertukar pengalaman dan berbagi pengetahuan.
Dan akhirnya kami menemukannya..

PERASAAN TERTARIK ITU TIDAK BISA DIPAKSAKAN.

Itu adalah hal yang natural dan timbul karena input dan stimulasi-stimulasi tertentu. Tentu, Anda pasti berpikir "Kalau cuma begitu aja, gue juga tau!" Oke. Kalau Anda memang tahu, lalu kenapa Anda terus memaksa diri dan memaksa perasaan wanita yang sudah tidak tertarik kepada Anda?

Tidak peduli seberapa konsistennya Anda, seberapa bertubi-tubinya serangan Anda, kalau si wanita memang sudah tidak tertarik, tidak ada lagi yang bisa Anda lakukan selain pergi dan mulai mencari wanita baru! Anda sadar hal itu, tapi kenapa Anda tidak mau melakukannya dan malah berkutat dalam perangkap pasir hisap itu? Saya tahu jawabannya: Bukan karena cinta, ketulusan, atau alasan-alasan romantis picisan lainnya, melainkan karena RASA TIDAK PUAS Anda akan keadaan tersebut.

Sebagai pria, sejak kita kecil kita sudah dididik dan diindoktrinasi dengan nilai-nilai keberhasilan yang dipaksakan. Sehingga kita menjadi pecundang-pecundang yang tidak mau mengakui bahwa dirinya adalah pecundang. Kita tidak mau menerima kekalahan. Kita tidak ingin menghadapi kegagalan. Dan kita selalu berusaha untuk menjadi orang yang memegang kendali atas segala sesuatu. Dan ketika hubungan kita dengan wanita mulai terlihat gagal dan memburuk, kita akan melakukan segala daya upaya untuk memastikan kita tidak kalah!

Kita tidak puas dengan situasi tersebut. Kita ingin kembali memegang kendali. Kita ingin memperbaikinya karena kita merasa kita mampu memperbaikinya, kalau saja kita diberi kesempatan.Untuk itulah, dengan dalih perasaan sayang atau cinta atau apalah, kita memaksa diri kita untuk tetap mempertahankan sang wanita. Padahal dengan melakukan hal-hal tersebut Anda telah memaksa wanita tersebut. Dan tidak ada orang yang suka dengan pemaksaan. Itu sebabnya, semakin Anda berusaha semakin sang wanita akan menjauh dan menghilang.

Kalau Anda benar-benar tulus, Anda tidak akan frustasi apabila sang wanita pergi meninggalkan Anda. Kalau Anda benar-benar tulus, Anda tidak akan berubah menjadi sinis atau malah benci kepadanya. Tapi kenapa banyak pria yang berubah sikap menjadi benci dan menjelek-jelekan wanita yang sudah menolak atau meninggalkannya? Karena Anda sudah kalah, dan Anda benci kekalahan. Makanya Anda mencoba menyalahkan sang wanita untuk kekalahan yang Anda alami.
Masuk akal?

Apabila Anda berkata "Ya" maka saya ingin mengatakan bahwa saya tidak menemukan hal ini begitu saja. Saya menghabiskan malam-malam penuh frustasi untuk mencari jawaban dan penjelasan. Saya tidak mau menjadi pecundang. Karena itu saya memikirkan berbagai macam alasan dan penjelasan yang hanya dapat menghibur sementara saja dan menyangkal kekalahan saya. Namun semakin Anda menyangkalinya, semakin Anda akan terpuruk.

Kalau Anda telah membaca sampai di sini dan merasa bahwa apa yang saya bagikan sesuai dengan keadaan Anda, maka ini saatnya Anda mengakui kekalahan Anda. Akui saja rasa ketidak puasanmu dan hadapi kegagalanmu. Setelah Anda melakukannya, Anda akan menyadari bahwa tidak apa-apa untuk mengakui kegagalan dan kekalahan.

Anda kalah dalam permainan ini, namun tidak ada yang akan menyalahkan Anda. Anda belum memiliki pengalaman yang cukup dan belum tahu cara-cara dan teknik-teknik yang diperlukan untuk memenangkan permainan ini, jadi kekalahan Anda adalah hal yang wajar.

Dan sekarang saatnya Anda memasuki permainan yang baru dengan lebih percaya diri dan kesiapan yang matang, karena Anda telah mengetahui alasan kenapa Anda kalah dan Anda tidak akan mengulanginya lagi.

Lupakan sang wanita, jangan pernah lagi mengemis dan menyerangnya dengan bertubi-tubi. Justru dengan Anda melepas dan memberinya keleluasaan, kesempatan Anda untuk mendapatkannya kembali di kemudian hari (apabila Anda masih berminat) akan lebih tinggi dibandingkan apabila Anda memaksanya.

Lupakan sang wanita, dan mulailah mencari wanita-wanita baru. Percayalah, cara termudah untuk melupakan seorang wanita adalah dengan bertemu wanita-wanita baru. Kenapa Anda harus peduli pada wanita lama Anda apabila Anda bisa di kelilingi oleh wanita-wanita yang sama atau bahkan lebih menarik darinya? Anda akan melupakannya dalam sekejap begitu Anda mulai bertemu dan bersenang-senang dengan wanita-wanita baru."

Dont be a coward..

Ada ga si makhluk hidup di dunia ini yang ga pernah menghadapi tantangan atau ujian??

Gw baru dapet pertanyaan di hati gw ketika gw mulai menghadapi banyak cobaan. Cobaan yang mungkin bisa dibilang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Cobaan itu datang disaat gw mulai merasakan kebahagian. Apa gw harus mengeluh?? Jawabannya tentu tidak. Hidup ini terlalu pendek bila dilaluin dengan mengeluh dan menyalahkan takdir.

Banyak artikel yang gw baca tentang ujian hidup. Ada beberapa yang malah membuat orang menjadi lebih baik atau buruk, tergantung kita menghadapinya. O iya ingat, cobaan bukan hanya penderitaan, namun juga kebahagiaan lo ya.

Di dalam setiap ujian kita pasti merasa takut, dan itu wajar. Sesuai kata Mario Teguh bahwa "Rasa takut itu rahmat, yang mengeluarkan semua kemampuan". 

Hmmm.. Ada ga dari kalian yang pernah mengalami dikejar anjing?? Disaat kaki kalian sedang pegal2, gw yakin kalian lupa dan dapat memacunya dengan lebih kencang lagi. Ya the power of fear, kekuatan yang tidak pernah kalian pahami. Cobaan yang datang kepada kalian itu sebenarnya akan membuat ketakutan di masa depan dan membuat kalian lebih berhati-hati dalam bertindak. 


"Don't be a coward"


Coba kalian pikirkan, sebenarnya kalian itu adalah pemenang. Ya, kalian terbentuk dari sel sel sperma yang paling kuat, yang mampu mengalahkan jutaan sel lainnya. Jika waktu kalian masih menjadi sel saja kalian sudah menjadi pemenang, apalagi saat ini dimana kalian sudah mempunyai akal dan otak. So, jangan pernah menyerah. Karena kalian adalah manusia2 yang terpilih dan terkuat untuk dapat hidup dan selalu berjuang menjadi pemenang.

Lo.. Gw.. End..

Ada yang tau ga maksud judul gw disini apa??

Gw yakin pasti kalian mengartikannya dengan masalah cinta. Memang benar, kata2 itu sering dipakai anak muda sekarang ketika mereka sudah merasa tidak cocok lagi. Tapi, kata2 itu mempunyai makna yang ga sesempit itu. Ada yang tau ga makna lain selain cinta??

Seperti yang gw denger di salah satu acara TV, bahwa kata2 tersebut mempunyai makna yang sangat luas. Bisa end dengan pekerjaan, sifat buruk, ataupun end dengan teman. Eiittt.. Pada protes ya kalo jangan pernah end dengan teman, karena ga ada yang namanya mantan teman. Masalah ini kita bahas di artikel lain aja ya. Sekarang gw lebih fokus ke bahasan end dengan sifat buruk.

Ya, memang gampang jika memberikan nasehat ke orang lain bagaimana cara hidup yang benar, namun ketika disuruh mempraktekannya kita terkadang sulit atau lebih parah lagi malas melakukannya. Siapa yang setuju??

Kalian tau githa, wanita yang bener2 gw sayang yang gw bahas di artikel yang lalu?? Ya, gw putus dengan dia. Dikarenakan sifat gw yang ga berubah2. Memang benar ada beberapa sifat gw yang ga berubah, namun gw punya alesan kenapa seperti itu. Sesuatu yang gw yakinin gw bener. Tapi tidak dengan dia. Awalnya memang berat ketika tau bahwa gw akan bisa disamping dia lagi, ngejaga dia lagi, ngeliat senyum dia lagi. Tapi gw harus ikhlas, karena ini yang terbaik untuk dia. Gw hanya bisa membuktikan bahwa gw bisa jadi yang dia mau. 

"Pria baik hanya untuk wanita yang baik, begitupun sebaliknya.."

Nah, kata2 diatas yang gw anggap sebagai prinsip  gw saat ini. Gw ga akan pernah dapat wanita baik, jika saat ini gw pun tidak baik. Mulai saat itu gw mulai berpikir bahwa gw harus end dengan sifat2 buruk gw. Memang susah, tapi saat ini masih berjalan dengan lancar. Memang benar kata orang, kalau ada niat pasti ada jalan. Gw ingin buktikan suatu saat nanti gw bisa jadi yang dia inginkan, jadi pemimpin yang baik walaupun nanti bukan dengan dia.

Gw yakin kalian juga bisa, selalu ingat kata2 diatas. Itu akan menjadi motivasi kalian untuk jadi lebih maju.  Jika kalian ingin mendapatkan wanita yang benar2 baik, maka ubahlah sifat buruk kalian. Allah itu maha adil bagi umatnya, Dia akan memberikan yang terbaik jika kita sudah menjadi yang terbaik.

Aku senang mendapat "cobaan"..

Tuhan tolong lancarkanlah usahaku..
Tuhan tolong datangkanlah jodohku..
Tuhan tolong permudah rezekiku..
Tuhan tolong beri aq umur yang panjang..

Apa ada dari kalian yang ga pernah ngomong diatas?? Hayo.. Gw tau ko pasti kalian semua pernah berdoa dengan kata2 diatas. Itu pun yang saat ini gw alamin. Cobaan yang datang bertubi-tubi, kegagalan dimana2, kepercayaan yang hilang yang mungkin akan membuat kalian menyerah dan ketakutan.

Gw pernah denger2 dari bapak motivator yang cukup terkenal Mario Teguh, mending mana membayangkan gagal atau mengalami kegagalan?? Jawab jujur ya.. Ya memang mengalami kegagalan lebih cukup baik dibandingkan dengan yang hanya membayangkan kegagalan. Karena apa?? Orang yang hanya membayangkan kegagalan, dia belum pernah merasakan kegagalan. Sehingga tidak tahu cara untuk memperbaiki kegagalan yang dia takutkan. Sedangkan orang yang sudah mengalami kegagalan akan lebih berusaha untuk memperbaiki kegagalannya. So, alamilah kegagalan..

Gini deh biar lebih jelas, kalian tau guru SD?? *ya iyalah tau

  • Apakah guru memberikan ujian diluar batas kemampuan muridnya? 
  • Apakah guru memberikan soal tanpa membuat jawabannya?
  • Apakah guru tidak mempersiapkan hadiah bila kalian berhasil dalam ujian?

Nah coba ganti kata2 guru dengan Allah SWT..

Dapet kesimpulan kah?? Biar kalian aja yang tau ya..


NB:
For my best friend, thanks for all. I know, all of you care about me. You don't want see your friend cry.

Keep try..

" Ahh.. hidup gw gini-gini aja.. !!"
" Semuanya itu cuman sekedar sampah, mana keadilan.."
" Setanlah, lo tuh... Ahh udah lah..."
" Kata orang Tuhan itu Maha Adil, tapi kenapa gw masih aja susah.. "

Ya itu adalah beberapa keluhan yang mungkin sering terlontar di mulut kita. Rasa ketidak puasan dan mungkin rasa ketidak mampuan menghadapi sesuatu. Lalu untuk apa ada kata berjuang dan berusaha, tentu kata itu ga mungkin ada tanpa ada tujuan. Mengeluh bukan jalan untuk mencapai sukses, mengeluh juga bukan jalan ketika menghadapi sebuah masalah. Seperti yang udah gw bahas sebelumnya tentang cara berpikir positif, ya mengeluh merupakan cara berpikir negatif dan akan membuat kita semakin jatuh. 

“Pribadi Yang Suka Mengeluh Tidak Akan Pernah Mampu Memberikan Yang Terbaik Buat Siapapun, Termasuk Buat Dirinya Sendiri.”-DJAJENDRA

Sebelum anda mengeluh, gw ingin nanya beberapa hal :
  • Apakah anda termasuk orang yg beruntung??
  • Pernah kalian bayangkan rasanya menjadi orang yg benar2 kurang beruntung??
  • Apakah kalian sudah bersyukur karenanya dan bukan mengeluh??
  • Apakah kalian tahu bahwa orang yg hanya bisa mengeluh adalah orang2 yg tidak akan pernah sukses??